• Always Keep The Faith!

    The five of us working together could be consider as fate. Five different people feeling as one, happiness multiplied by five, sorrow is just 1/5. This is called happiness. To me, TVXQ is just like a family, a home. No matter how far we’re separated, we’ll come back together one day. TVXQ is just such an important place for us. - U-know Yunho, Fujin kouron magazine 2009

  • Are you envied at us?

    This red ocean is belong to Cassiopeia and TVXQ, just for your information.

  • Humanity Strongest's Soldier

    Thanks to you, Rivaille, for looking so DAMN HOT although you're 160cm. xD /kicks/

Tampilkan postingan dengan label PENDAPAT saya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PENDAPAT saya. Tampilkan semua postingan

13 September 2014

Penerapan Prinsip Pengembangan Diri Dalam Setiap Kegiatan Nonakademik Di Lingkungan Sekolah dan Universitas

PENERAPAN PRINSIP PENGEMBANGAN DIRI
DALAM SETIAP KEGIATAN NONAKADEMIK
DI LINGKUNGAN SEKOLAH DAN UNIVERSITAS


Kristalicia Rizki

Fakultas Teknik Jurusan Teknik Sipil, Universitas Diponegoro, INDONESIA.


1.             PENDAHULUAN

1.1.       LATAR BELAKANG

Sebelum media massa ramai memberitakan tentang pemilu presiden yang diselenggarakan 9 Juli lalu, masyarakat dikejutkan dengan berita mengenai Arfiand Caesar Al Irhami (16), seorang pelajar SMA Negeri 3 Jakarta, yang meninggal dunia saat mengikuti ekstrakurikuler pencinta alam di Gunung Tangkuban Perahu, Jawa Barat. Kematian siswa kelas X IPA A ini diduga akibat tindak penganiayaan yang dilakukan oleh alumni.
Sementara itu, pada April 2014, dunia pendidikan kembali tercoreng namanya. Terkuaknya kasus penganiayaan berujung kematian yang menimpa Dimas Dikita Handoko, seorang taruna Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP), kembali menguatkan bahwa pendidikan di Indonesia saat ini masih diwarnai dengan berbagai tindak kekerasan yang berkedok kegiatan orientasi, kegiatan ekstrakulikuler, maupun kegiatan nonakademik lainnya.
Hal ini tentu sangat disayangkan, mengingat sistem pendidikan itu sendiri juga masih perlu banyak pembenahan dari “dalam”, kejadian seperti ini tentu membawa pengaruh buruk bagi semua pihak. Kekerasan yang terjadi akibat dari efek rantai balas dendam ini sudah seharusnya kita hentikan sedini mungkin agar menghindari jatuhnya korban lain.

1.2.       PERMASALAHAN

Bagaimana cara efektif untuk mengatasi tindak kekerasan yang terjadi di lingkungan sekolah dan universitas?

1.3.       TUJUAN

·         Untuk mengurangi kasus kekerasan dan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) yang terjadi di instansi pendidikan seperti sekolah dan universitas.
·         Membentuk generasi muda penerus bangsa yang memiliki akhlak, moral, mental, dan tingkah laku yang mampu membawa perubahan positif bagi Tanah Air.

2.             ISI

Dewasa ini berita mengenai tindak kekerasan yang terjadi di sekolah maupun universitas seolah menjadi hal biasa bagi masyarakat kita, seperti apabila kita mendengar kasus yang terjadi di IPDN. Kasus-kasus seperti ini sangat disayangkan terjadi, karena sekolah dan universitas merupakan lingkungan formal yang seharusnya dapat membentuk dan mendidik para generasi muda Indonesia, bukan sebaliknya malah menjadi tempat yang “merusak” pemuda-pemudi kita.
Dengan latar belakang kegiatan nonakademik seperti ekstrakulikuler atau masa orientasi bagi siswa/mahasiswa baru, para senior seolah ingin menunjukkan eksistensi mereka di hadapan junior baru dengan cara melakukan tindak kekerasan yang dapat berujung penganiayaan. Hal ini terjadi karena tradisi balas dendam, yaitu mengulang perlakuan yang dulu pernah diterima oleh senior kepada junior baru mereka. Lingkaran setan ini tentu tak ada habisnya apabila tidak segera dihentikan.
Pengawasan dari pihak sekolah merupakan hal mutlak yang harus dilakukan. Setiap aktivitas yang dilaksanakan atas nama sekolah, khususnya aktivitas nonakademik, harus jelas tujuan dan rangkaian kegiatannya. Seluruh organisasi dan kegiatan ekstrakulikuler juga perlu memiliki guru atau pendamping khusus yang bertugas mengayomi para anak didiknya.
Menerapkan prinsip “Pengembangan Diri” dalam setiap kegiatan nonakademik dapat menjadi solusi yang efektif. Penerapan prinsip ini tentu akan membawa perubahan konsep pada setiap kegiatan sekolah, yang diharapkan dapat menghindari terjadinya tindak kekerasan atau penganiayaan yang dilakukan oleh senior maupun panitia kegiatan.
Sebagai contoh yaitu pada saat kegiatan masa orientasi sekolah (MOS). Dengan menanamkan prinsip “Pengembangan Diri”, maka kegiatan yang bertajuk pengenalan lingkungan sekolah kepada siswa baru dapat diselingi dengan berbagai aktivitas yang berguna bagi siswa itu sendiri seperti pelatihan soft skill, seminar atau workshop dengan pembicara yang dapat memberikan motivasi bagi siswa, atau bisa juga acara Gendhu-gendhu Rasa atau sharing yang melibatkan para senior atau kakak kelas sekaligus siswa baru, dimana dalam acara tersebut selain berbagi tentang pengalaman masing-masing dapat juga mempererat keakraban di antara siswa.
Dalam penerapannya di kegiatan ekstrakulikuler, misalnya perkumpulan mahasiswa pecinta alam, prinsip ini dapat mengubah tradisi ploncoan menjadi kegiatan yang lebih bermanfaat. Pada kegiatan penerimaan anggota baru, sebagai contoh, daripada melakukan kekerasan atau yang sering disebut sebagai latihan fisik, lebih baik diselenggarakan acara-acara seperti pengenalan tentang perkumpulan itu sendiri, sharing pengalaman dan masalah, atau kegiatan out-door yang bermanfaat juga bagi masyarakat umum seperti penanaman mangrove atau seribu pohon, bakti sosial, membersihkan sungai, mendaki gunung yang diselingi kegiatan bersih-bersih gunung, sosialisasi tentang peduli lingkungan, dan masih banyak lagi.
Pelaksanaan prinsip ini sangat memerlukan dukungan dari berbagai pihak termasuk sekolah/universitas, siswa/mahasiswa, serta orang tua/wali siswa, agar dapat memberikan dampak positif yang efektif bagi semua elemen yang terlibat di dalamnya. Yang juga tidak kalah penting adalah kemauan diiringi dengan tindakan dari dalam diri setiap individu, agar perubahan yang diharapkan dapat menjadi nyata. Bukankah pepatah lama berbunyi, perubahan besar berasal dari perubahan kecil yang berasal dari diri setiap orang?

3.             PENUTUP

3.1.       KESIMPULAN

Tindak kekerasan yang terjadi di lingkungan sekolah/universitas harus dihentikan sekarang juga agar selain tidak “merusak” para generasi penerus bangsa, juga tidak menimbulkan korban jiwa lainnya.

3.2.       SARAN
·         Perlunya pengawasan dari pihak sekolah/universitas dan orang tua siswa.
·         Penerapan prinsip “Pengembangan Diri” dalam segala kegiatan nonakademik yang diselenggarakan di sekolah/universitas.

DAFTAR PUSTAKA

Fitria, Apriliani Gita. (2014) Kasus SMA 3, KPAI Minta Menteri Nuh Evaluasi Ekskul http://www.tempo.co/read/news/2014/07/11/064592184/kasus-sma-3-kpai-minta-menteri-nuh-evaluasi-ekskul [accessed 12th July 2014].

Gunawan, Rizki. (2014) Mahasiswa STIP Marunda Tewas Dianiaya, Senior Ditangkap http://news.liputan6.com/read/2042209/mahasiswa-stip-marunda-tewas-dianiaya-senior-ditangkap#sthash.zJlCUHuh.dpuf [accessed 12th July 2014].

---. (2014) Terulangnya Kekerasan Taruna STIP http://news.liputan6.com/read/2043086/terulangnya-kekerasan-taruna-stip [accessed 12th July 2014].

Marboen, Adi. (2014) SMA Negeri 8 tegas awasi ekstrakulikuler http://www.antaranews.com/berita/441119/sma-negeri-8-tegas-awasi-ekstrakulikuler [accessed 12th July 2014].

Masrun, Firdaus dan Arni Gusmiarti. Di Balik Kematian Cliff Muntu (2014)  http://www.indosiar.com/ragam/di-balik-kematian-cliff-muntu_60772.html [accessed 12th July 2014].

Rusli, Andi. (2014)  Kronologi Penganiayaan di Kegiatan Sabhawana SMA 3 http://www.tempo.co/read/news/2014/07/07/064591046/Kronologi-Penganiayaan-di-Kegiatan-Sabhawana-SMA-3 [accessed 12th July 2014].

Tarmizi, Tasrief. (2014) Polisi tetapkan lima tersangka kematian siswa SMAN 3 Jakarta




19 April 2014

Antara Karier dan Keluarga

Kemarin (11/6) aku melihat sebuah acara biro jodoh di salah satu stasiun televisi swasta. Aku hanya melihat sekilas saat sedang menggonta-ganti channel, tapi kemudian aku tertarik dan menontonnya sebentar. Yang menarik saat itu adalah sebuah pertanyaan yang dilontarkan oleh seorang pria kepada 2 wanita pilihannya, untuk dijawab dan jawaban itu nantinya akan menjadi pertimbangan si pria dalam memilih siapa wanita yang cocok dengannya. Pertanyaan yang diberikan si pria adalah, “Kalau disuruh memilih, kalian lebih memilih karier atau keluarga?”

Sebenarnya itu adalah pertanyaan klise yang sering diperbincangkan dan aku sendiri sudah sering mendengarnya. Bahkan ketika SMA (ciyee yang udah lulus~ xD), kelompokku pernah mengangkat hal ini sebagai tema dalam debat saat pelajaran Bahasa Indonesia. Lalu apa jawabannya?

Perempuan pertama menjawab, dia memilih karier,  tapi bukan berarti dia tidak peduli dengan keluarga, hanya saja dia akan membagi fokusnya antara pekerjaan dan keluarga. Sementara perempuan kedua lebih memilih keluarga, karena dalam hubungan sebelumnya dia telah mengedepankan karier. Pada akhirnya, si pria memilih perempuan kedua meski menurut mata saya perempuan pertama lebih cantik (bukan berarti perempaun kedua jelek loh yaa~).

Di sini yang akan aku ulas berasal dari sudut pandang wanita dengan mengesampingkan apa yang sebenarnya lebih diinginkan pria kebanyakan.

Aku sendiri, dengan pola pikir remaja berusia 18 tahun, ketika dihadapkan pada pertanyaan seperti itu maka akan menjawab, “Awalnya saya tetap fokus juga pada pekerjaan. Saat sudah memiliki anak, saya akan fokus pada keluarga. Sebagai ibu rumah tangga, saya akan membuat kegiatan-kegiatan sederhana tapi juga menghasilkan, mungkin seperti membuka usaha online.” Itu pendapatku sekarang, mungkin akan berubah dalam 7 tahun mendatang seiring dengan bertambahnya umur dan berkembangnya pola pikir.

Wanita yang memilih karier tidak salah. Mereka mempertimbangkan masa depan. Dengan kedua orang tuan yang bekerja tentu pendapatan keluarga akan meningkat dan hal itu baik untuk kondisi ekonomi keluarga, terutama untuk anak. Anak bisa sekolah hingga tinggi, bisa ikut les ini-itu, semuanya demi kebaikan sang anak itu sendiri. Tapi yang kemudian menjadi pertimbangan adalah, bisakah membagi waktu dengan seimbang antara karier dan keluarga, agar dapat berjalan selaras, supaya keluarga tidak merasa kehilangan sosok istri dan ibu, juga supaya pekerjaannya tidak keteteran? Jawabannya ada pada Anda sekalian.

Tentu tidak ada ibu yang ingin anaknya lebih dekat dengan babysitter daripada ibunya sendiri. Dengan memilih fokus pada keluarga, wanita bisa mencurahkan seluruh waktunya untuk keluarga, untuk suami dan anak-anak. Ini pun merupakan pilihan yang baik.

Lantas mana yang harus dipilih antara karier dan keluarga?

Aku tidak bisa mengatakan mana yang lebih baik. Karier dan keluarga, keduanya sama-sama memiliki sisi positif dan sisi negatif. Pilihan terserah pada Anda, semua wanita di dunia. Aku yakin Anda—yang akan dan sudah menikah— telah dewasa dan dapat memilih serta memutuskan mana yang terbaik yang Anda pilih sesuai dengan pola pikir Anda. Yang tak kalah penting juga, jangan lupa untuk meminta pendapat dan merundingkannya dengan keluarga khususnya pasangan hidup Anda. :)

(Seri Perempuan di Abad 21)

12 Juni 2013

DO NOT TAKE OUT WITHOUT PERMISSION.

17 April 2014

Karena Wanita

            Belakangan ini ramai diberitakan di berbagai media tentang kasus pemukulan seorang pramugari oleh seorang pejabat pemerintahan. Menurut penuturan pramugari yang menjadi korban tersebut, dia dipukul dengan gulungan koran sebanyak 2 kali oleh pria yang menjadi penumpang dalam penerbangan kali itu.
            Menanggapi berita ini, Mami pernah berkata, “Kalau ke cowok ya mungkin maklum, tapi ini ke cewek. Kalau cuma marah-marah dan bentak sih masih bisa ya sedikit ditolerir, lah ini sampai mukul coba. Apa ga sembarangan banget?”
            Mendengar kata-kata itu, aku langsung manggut-manggut dengan semangat. Tentu saja aku menyetujuinya. Jalan pikiran dan pandangan kami sama! :) Sama-sama menganggap bahwa seorang laki-laki yang berani melakukan kekerasan pada wanita itu lebih buruk daripada seorang pecundang. Pernyataan itu bukan tanpa alasan. Coba saja pikirkan, siapa yang telah melahirkan kita? Siapa yang merawat kita dari bayi sampai dewasa? Siapa yang selalu mencurahkan kasih sayang pada kita? Jawabannya jelas, Ibu. Dan seorang ibu adalah wanita. Maka dari itu aku pun berasumsi bahwa seorang pria yang berani mengangkat tangannya dan memukul seorang wanita sama saja dengan pria tersebut memukul ibunya sendiri.
            Karena pendangan itulah meka aku tidak habis pikir mengenai kasus-kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), yang mayoritas menjadikan sosok seorang istri sekaligus ibu sebagai korbannya. Apa watu melakukan kekerasan itu mereka tidak ingat kalau ibu mereka juga seorang wanita? Apakah berani melakukan kekerasan terhadap wanita menjadi suatu kebanggaan dan prestasi tersendiri?
            Karena yang dipukul adalah seorang wanita maka kasus ini tidak dibiarkan begitu saja. Juga kasus ini tidak mudah hilang dalam benak masyarakat. Karena wanita, maka si pelaku tidak hanya memperoleh balasan dari segi hukum melainkan juga dari segi sosial, yaitu menurunnya image-nya sebagai seorang pejabat pemerintah sekaligus kekecewaan masyarakat terhadap tindakannya.

          Sebuah lagu dari ADA Band yang berjudul “Karena Wanita Ingin Dimengerti” tampaknya cocok untuk direnungkan bagi semua pria di seluruh dunia.

(Seri Perempuan di Abad 21)

P.S
Tulisan ini penuh dengan keegoisan saya sebagai seorang wanita.
11 Juni 2013

19 Februari 2014

Baccano

Baccano, adalah sebuah light-novel Jepang berseri karya Ryohgo Narita dan diilustrasikan oleh Katsumi Enami, yang kemudian diadaptasi menjadi anime.


Baccano, bergaya klasik ala Barat dengan latar belakang tahun 1930-an, menceritakan tentang kisah hidup orang-orang immortal. Orang-orang immortal adalah orang-orang yang bisa hidup abadi. Meskipun mereka ditusuk, ditembak, atau diberi berbagai tindak kekerasan yang bertujuan untuk membunuh, mereka, orang-orang immortal tidak akan mati dan hidup kembali. Luka atau semacamnya akan menghilang dengan sempurna dalam waktu beberapa detik saja. Baccano menceritakan kisah hidup orang-orang berkemampuan khusus ini.

Anime dengan 16 episode ini disajikan dengan alur cerita campuran, yaitu alur yang maju-mundur. Meskipun di awal, menurut saya, cukup sulit dimengerti, namun seiring dengan berjalannya dan berkembangnya cerita, Anda akan dapat mengikuti alurnya. Dan hingga akhir episode, Anda akan dapat mengungkapkan semua fakta yang awalnya menjadi tanda tanya dalam pikiran Anda.

Berlatar belakang tahun 1930-an dengan gaya klasik Eropa, membuat Anda tidak menemukan kultur Jepang di dalamnya. Akan tetapi, animasi yang digunakan bagus dan cukup meninggalkan kesan. Anime ini tergolong bergenre serius, dengan beberapa adegan kekerasan di dalamnya dikarenakan banyaknya adegan pembunuhan yang ditampilkan. Namun, anime ini juga tidak kehilangan sense humornya dengan menghadirkan beberapa tingkah lucu dari 2 tokoh yang menurut saya paling kocak, yaitu Isaac Dian dan Miria Harvent.

Baccano cocok bagi Anda penyuka genre mystery -suspense with slight humor.

Anime ini kuberi rating 6/10~!



© Kristalicia Rizki
Bukateja, 4 Februari 2014

DO NOT TAKE OUT WITHOUT PERMISSION.

1 Januari 2014

WELCOME 2014!



HAPPY NEW YEAR~!! :)


Let's be strong and be better in the future.
Let's work and study harder than before.
Let's create another sweet memories together.
Let's move and step forward with full of hope and happiness.
Let's make our dreams comes true in this year.
Let's make big revolution in our life.
Let's filled our new year with joyness and spirit.



God bless us~~ :)


Regards,


Kristalicia "kikie" Rizki

19 Oktober 2013

Aku Cinta Indonesia (dan Jepang)

Sejak masih berada di taman kanak-kanak, pertanyaan klise tentang apa cita-cita kita di masa depan sering dilontarkan oleh orang-orang dewasa di sekeliling kita, entah itu orang tua, sanak keluarga, guru di sekolah, atau juga orang dewasa lainnya yang bahkan tidak pernah kita temui sebelumnya. Dan aku semasa kecil yang ditanyai tentang hal itu hampir selalu menjawab dengan jawaban yang terdengar mulia, ingin menjadi dokter. Kenyataannya sekarang berbeda. Cita-citaku berubah seiring dengan bertambahnya usia dan kemampuan berpikir. Sekarang aku bukanlah lagi anak berumur 5 tahun yang ingin menjadi dokter demi mengobati orang sakit. Aku yang sekarang sadar bahwa menghafal nama ilmiah dalam bahasa latin itu tidak semudah menghafalkan lagu berbahasa Jepang.
              Berbicara tentang masa kecil, masa kecilku bisa dibilang tidak terlalu istimewa. Akan tetapi satu hal yang kusukai dari diriku dan tidak pernah berubah dari dulu sampai sekarang adalah kecintaanku terhadap komik Jepang. Berawal dari tokoh fantasi abad 21 bernama Doraemon hingga Naruto, kegemaranku membaca komik terus bertambah seiring dengan bertambahnya umur. Dari komik itu pula, ketertarikanku terhadap segala sesuatu tentang Negeri Sakura terus meningkat, mulai dari musik, drama, bahasa, kebudayaan, sampai gaya hidup orang Jepang, semuanya selalu berhasil menyita perhatianku. Saat mendengar ada seorang senior di SMA yang kuliah di Jepang, keinginanku untuk melanjutkan studi ke sana mulai muncul. Ditambah lagi, aku sejak awal memang telah memiliki ketertarikan tersendiri terhadap Jepang. Sempat muncul niatan untuk mengikuti seleksi beasiswa ke Jepang, tapi niat tersebut kuurungkan lantaran aku harus menunggu setahun untuk mengikuti seleksi itu. Pada akhirnya kuputuskan untuk kuliah dahulu di sini dan setelah lulus barulah aku melanjutkan sekolah di Jepang. Izin dari orang tua sudah kudapatkan, dukungan dari keluarga pun akan selalu ada. Yang kurang hanyalah izin dari Tuhan.

              Aku yakin itu bukan hal yang mustahil. Hanya kesempatan saja yang belum datang. Keinginanku juga belum hilang. Cita-citaku belum putus. Aku telah berjanji dengan diriku sendiri, kalau suatu hari nanti aku pasti bisa menimba ilmu di negeri kedua yang kucintai setelah Indonesia, Jepang.

15 Juni 2013

Rela Menolong


“Aku tak berkewajiban untuk menolongnya. Tapi, apa perlu kuberi alasan agar kau tidak meragukan kebaikan ini?” - Trafalgar Law, One Piece volume 59.



“Aku tak tahu apa alasan manusia untuk saling bunuh. Tapi untuk saling menolong, tak ada alasan yang logis, bukan?” - Shinichi Kudo, Detektif Conan volume 35. 

“Kenapa berterima kasih? Kalau menolong teman, tidak perlu kata terima kasih.” Unohana (Komandan Kelompok 4 Gotei 13), Bleach volume 48.










            Aku suka sekali 3 kalimat penuh makna itu. <33 p="">
            Menolong seseorang memang tidak perlu alasan, apalagi balasan. Toh kalau kita menolong orang, kita sudah mendapatkan pahala yang besar, bukan? Kisah dari Alkitab tentang Orang Samaria yang baik hati juga mempertegas pernyataan bahwa kita hidup tidak sendiri, kita membutuhkan orang lain, dan maka dari itu kita harus saling tolong menolong, tanpa perlu memandang siapa yang kita tolong ataupun siapa yang menolong kita.
            Seorang teman pernah bercerita, suatu hari ketika dia diboncengi temannya naik sepeda motor, di jalan mereka melihat seseorang jatuh dari motor. Temannya temanku ini kemudian berhenti dan meminta temanku turun. Awalnya temanku bingung karena disuruh untuk turun, ternyata setelah dia turun, temannya temanku datang menghampiri orang yang jatuh dari motor itu dan menolongnya. :) Sekelumit kisah yang menghangatkan hati yaa~ Waktu mendengarnya pun, perasaanku jadi tergugah sekaligus kagum pada temannya temanku itu.
          Maka dari itulah, jangan berpikir 2 kali untuk menolong orang. Meskipun yang kita terima hanya sebuah kata terima kasih, tapi bukankah itu yang bisa membuat kita tersenyum mendengarnya? :)
9 Juni 2013

12 Juni 2013

Terpuruknya Musik Indonesia


            Beberapa waktu lalu, saya menonton sebuah tayangan infotainment di televisi yang sedang menyajikan berita mengenai artis Anang Hermansyah yang mulai melirik dunia politik. Artis, pelawak, pemain sinetron, yang mendadak terjun ke dunia politik bukan hal baru dan kini sedang mewabah di Indonesia. Perbincangan mengenai politik artis pun sudah menjadi obrolan sehari-hari.
            Tapi kali ini yang ingin saya soroti adalah salah satu alasan Anang beralih profesi dari seorang musisi menjadi seorang politisi, yaitu karena industri musik di Indonesia yang sekarang sedang terpuruk. Benarkah demikian?
            Beberapa pernyataan yang dilontarkan Anang kepada awak media cukup untuk membuat saya mengangguk-anggukkan kepala dan tersadar. “Sekarang jualan kaset dan CD ga laku. Kita (musisi) usaha lewat RBT, sekarang sudah ditutup.” Kira-kira seperti itulah kata-kata yang saya kutip dari Anang. Dan saya setuju dengan hal tersebut.
            Coba saja kita pergi keluar rumah untuk sekadar jalan-jalan, dan mampirlah ke toko kaset. Apakah seramai lapak-lapak CD bajakan yang ada di emperan toko-toko? Ditambah pula, jumlah toko kaset rasanya semakin punah saja, bila dibandingkan dengan lapak CD bajakan yang makin menjamur saja. Lalu, ketika Anda menonton siaran televisi, sadarkah Anda bahwa sekarang ini iklan RBT dari berbagai operator sudah termasuk banyak berkurang dibanding tahun-tahun sebelumnya ‘kan?
            Industri musik Indonesia tampaknya memang sedang terpuruk. Makin banyaknya boyband/girlband yang bermunculan membuktikan bahwa kreativitas musik Indonesia perlu ditinjau kembali. Masyarakat sekarang pun enggan untuk menghargai musikalitas para musisi dengan membeli CD/Kaset oroginalnya. “Toh ada internet, ‘kan kita bisa download gratis,” begitu tutur seseorang yang akrab dengan dunia maya. Sekalipun masyarakat ingin membeli CD berisikan lagu-lagu, mereka lebih senang untuk mebeli CD bajakan di pinggir jalan. Hanya tinggal keluar rumah (bagi yang bertempat tinggal di daerah pusat kota), jalan beberapa meter, dan Anda akan menemukan lapak CD bajakan yang bisa Anda bawa pulang hanya dengan uang beberapa ribu. Sepertinya masyarakat kita terlalu dimanjakan oleh si gratis, si diskon, dan si murah.
            Lalu bagaimana dengan keberadaan Undang-Undang Hak Cuipta? UU tentang hak cipta yang seharusnya bisa melindungi karya milik seseorang, prakteknya di lapangan masih (sangat) jauh dari yang diharapkan. CD-CD bajakan yang beredar itu seharusnya bisa dihilangkan kalau memang benar kita mengaku memiliki UU Hak Cipta. Tapi kenyataannya makin hari malah CD-CD bajakan itu semakin menjamur di tengah masyarakat. Bahkan sekarang musik-musik K-Pop pun mulai dijamah oleh pembajakan.
            Kalau sudah seperti ini masalahnya, siapa yang harus kita salahkan? Kalau nanti pemerintahan kita hanya diisi oleh panggung sandiwara dan pentas musikal, pihak mana yang harus bertanggung jawab?
            Berkacalah pada diri sendiri terlebih dulu. Banyak orang mengatakan, jika menginginkan perubahan besar haruslah dimulai dari diri sendiri. Jangan lagi membeli CD bajakan, lebih baik sisihkan uang sedikit demi sedikit untuk membeli karya orisinilnya, sekaligus tindakan tersebut sebagai bentuk apresiasi kita terhadap karya seni.
STOP PIRACY!
CINTAI PRODUK DALAM NEGERI!
22 Maret 2013

4 Mei 2013

Orang-orang Berkendaraan Bermotor


            Meningkatnya kasus kecelakaan, terutama yang melibatkan pengendara sepeda motor, semakin hari semakin meningkat saja. Dan semakin meningkat pula keseriusan akibat dari kecelakaan itu. 
            Tidak hanya lingkup kota kecil bernama Purbalingga ini saja, di berbagai daerah di seluruh Indonesia pun angka kecelakaan semakin meningkat, dan tak sedikit yang  melibatkan kendaraan roda 2 juga. Sebenarnya apa penyebabnya?
            Yang utama menurut saya adalah bertambahnya jumlah kendaraan bermotor. Saya yakin, semakin hari ada saja orang yang memiliki kendaraan bermotor baru, minimal adalah sepeda motor. Bahkan hal seperti memiliki lebih dari 1 sepeda motor adalah hal biasa bagi masyarakat yang semakin konsumtif ini. Bukti nyata jumlah kendaraan bermotor semakin meningkat ialah, sering kali saya mengalami yang namanya tidak bisa menyeberang jalan. Setiap saya turun dari angkot dan akan menyeberang jalan menuju ke rumah, waktu yang dibutuhkan bisa mencapai 5 menit padahal

Kebesaran Hati Seorang Kakak


Siapa yang jadi anak pertama dalam keluarganya? Uuntuk kalian semua tanpa terkecuali, yang jadi anak pertama dan memiliki adik, aku acungi jempol. Salut buat kalian semua, kakak-kakak~! :) Ini serius. Aku kagum banget dengan yang namanya seorang kakak. Aku sendiri anak ke-2, dan punya seorang kakak perempuan.
            Beberapa waktu lalu, suatu hari yang sudah lama berlalu, ketika aku naik angkutan umum di perjalanan pulang, aku merasakan benar betapa seorang kakak memiliki hati yang sangat lapang. Waktu itu aku pulang bareng Fitri, entah Fitri ingat atau tidak. :p
            Jadi, sebermula, ada seorang anak laki-laki, seorang ibu, dan seorang balita perempuan yang tentu saja adalah adik si anak laki-laki. Mereka bertiga naik angkot yang sama denganku dan duduk di depanku. Si Ibu menggendong sang adik. Si adik masih balita kurasa, atau mungkin batita, ah aku sendiri tidak bisa memperkirakan umur bayi. Yang jelas si adik masih digendong oleh ibunya. 
            Sepanjang perjalanan perhatianku tersita kepada mereka dan pikiranku sudah merancang akan menulis kisah ini. ^^

20 April 2013

Pasca UN 2013


Halo, semua~!! ^^ Kiki kembali ke dunia blogging setelah vakum cukup lama dikarenakan Ujian Nasional.
Terima kasih untuk yang sudah mendukung serta mendoakanku hingga bisa melewati masa-masa sulit menjelang dan saat UN. Terima kasih juga buat Tuhan yang selalu menyertai dan menopang, sekaligus menguatkanku. Tuhan-lah yang memampukanku melewati semua ini. :)

UN SUDAH SELESAI~~

            Rasanya benar-benar tak disangka, waktu 3 tahun di SMA sudah kulalui tanpa terasa. UN juga sudah dihadapi, meski jujur sampai sekarang aku belum benar-benar merasakan greget UN. Setelah UN terlewati, rasanya lebih ringan, beban pun sudah hilang sedikit dari pundak. Now it’s time to have fun~!!! ^^
            Sebenarnya ada beberapa hal aneh dan ga biasa yang terjadi menjelang dan selama UN, dan beberapa di antaranya khusus menimpa diriku. Ini sama sekali ga ada hubungannya dengan hal-hal mistis atau yang lainnya, sekadar kejadian biasa tapi menurutku itu menjadi spesial karena terjadi di waktu-waktu dekat UN.
            Pertama, sejak beberapa hari sampai sekarang, aku menderita penyakit gatal-gatal tanpa sebab. Kebanyakan menyerang bagian kaki dan tangan, tapi lalu saat UN berlangsung, merambat juga ke bagian dahi. Awalnya, gatal-gatal ini cukup parah menurutku, sampai kadang mengganggu tidur. Gatal-gatal ini membuat kaki dan tanganku bentol-bentol merah dengan frekuensi cukup banyak. Kukira ini karena pergantian musim. Soalnya tahun lalu, di waktu yang sama yaitu bulan April, aku juga terserang gatal-gatal jenis ini. Waktu aku mengadu ke Mami, Mami mengira itu biang keringat. Ah kurasa bukan, cuaca ga terlalu panas kok. Yang di dahi Mami kira jerawat, tapi kurasa ga mirip jerawat. Hingga akhirnya Mami berasumsi bahwa ini karena stres UN. Meski sampai sekarang kadang masih gatal-gatal, tapi frekuensinya berkurang cukup banyak dan sudah mulai membaik. Sepertinya benar ini karena UN.
            Kedua, sepanjang UN berlangsung, entah kenapa mata kiriku sering kedutan. Hal ini sering terjadi saat aku mengerjakan soal UN. Tadinya aku cuek saja. Tapi kemudian aku jadi berpikir mungkin ini artinya seseorang sedang memikirkanku. Dan mungkin yang sedang memikirkanku adalah Mami, Papi, Ci Lina atau siapapun, karena mungkin mereka sedang mendoakanku. :)
            Ketiga, sekolahku dengan baik hati menyediakan air mineral dalam gelas tiap hari untuk kami semua. Dan khusus di hari Selasa dan Kami, karena ada 2 mapel UN yang harus kami hadapi, sekolah pun dengan penuh perhatiannya menyediakan 2 bungkus roti untuk kami semua. Terima kasih banyak. :)
            Terakhir, UN ditutup dengan sebuah hujan. Aku ga tahu apa maksud dari kejadian alam ini. Meski kelihatannya hanya hujan biasa, tapi aku merasa berbeda. Hujan turun tepat setelah kami keluar dari ruang ujian, di hari Kamis siang. Memang sejak pagi cuaca sudah agak mendung tak secerah biasanya, dan selama kami masih di ruang ujian untuk mengerjakan soal ujian mapel terakhir pun langit sudah gelap dan angin kencang pertanda hujan berhembus menggertakan jendela. Tapi rasanya benar-benar terlalu pas, hujan turun begitu kami keluar dari ruang ujian. Euforia “selesai UN” tidak terlalu kentara mungkin karena hujan deras yang tepat turun setelah kami menuntaskan kewajiban kami menjalani UN. Kalau aku boleh menebak, mungkin hujan ini pertanda semua beban sudah berlalu terbawa bersama derai hujan yang jatuh ke Bumi, dan biarkanlah kita serahkan semuanya kepada Tuhan. :)
            Yang ingin aku sampaikan kepada teman-temanku seangkatan dan juga semua seswa kelas XII SMA se-Indonesia adalah selamat karena kalian sudah berjuang keras. :) UN berkahir bukan berarti perjuangan kita juga berakhir, masih banyak hal yang musti kita hadapi di kemudian hari. Semangat! Jangan patah arang, juga jangan putus ibadah kita dengan Tuhan. Semoga kita semua bisa lulus dengan hasil yang baik, amin. :) God bless you all~



2 Maret 2013

Alih Fungsi Sungai


Sungai menjadi sesuatu yang tak asing lagi dalam kehidupan kita. Banyak manfaat yang bisa kita peroleh dari sungai. Terkhusus bagi petani, sungai menjadi begitu penting untuk irigasi sawah mereka. Tak jarang, penduduk lokal sekitar sungai memanfaatkan sungai dengan menjadikannya tempat wisata air.
            Lalu, pernahkah kalian mendengar tentang Sungai Ciliwung? Sungai Ciliwung adalah salah satu sungai yang berada di Jakarta dan ketenarannya bahkan tak kalah dari Gubernur DKI Jakarta itu sendiri. Namun, yang membuat sungai ini begitu terkenal bukan karena ukurannya ataupun pemanfaatannya, melainkan karena betapa tercemarnya sungai ini. Dari layar televisi dan surat kabar, kita bisa melihat sungai ini begitu keruh, kotor, dan juga menjadi salah satu penyebab banjir di Jakarta. Lantas, mengapa sungai Ciliwung dapat memiliki citra negatif seperti itu? Jawabannya mungkin karena minimnya kesadaran masyarakat tentang lingkungan.
            Jakarta, yang menjadi jantung Negara Indonesia, merupakan provinsi padat penduduk, yang populasinya terus meningkat dari tahun ke tahun. Hal ini tentu membuat Jakarta terasa semakin sempit dan sesak, karena luas wilayah yang tak sebanding dengan jumlah penduduk. Jika kita menengok ke daerah-daerah di bantaran sungai, maka kita akan dengan mudah menemukan rumah-rumah yang berjajar. Padahal hal ini semestinya dilarang. Sungai akan menyempit karena adanya rumah-rumah tersebut.
            Selain itu, fenomena warga yang membuang sampah atau limbah rumah tangga ke sungai, mandi dan mencuci baju di sungai, menjadi hal yang biasa tertangkap oleh mata kita. Maka tak heran bila Sungai Ciliwung disebut jauh dari kata jernih dan higienis.
            Beralihnya fungsi sungai menjadi daerah pemukiman penduduk serta tempat pembuangan sampah, dikarenakan kurangnya kesadaran masyarakat, baik terhadap kebersihan lingkungan maupun tentang informasi serta peraturan-peraturan yang berlaku mengenai lingkungan.
            Menumbuhkan kesadaran masyarakat tentu menjadi hal paling mendasar yang perlu dilakukan. Perlu juga diimbangi dengan memperketat upaya penegakan hukum dan juga upaya penyelamatan lingkungan. Bukankah selain gorong-gorong, sungai juga perlu dibenahi untuk mengatasi banjir di Jakarta?



P.S

Take out with full credits!
© KRISTALICIA RIZKI


Ini adalah esai pertama yang kubuat, karena tugas bahasa Indonesia. :) Dan ini pertama kalinya aku mempublikasikan ke khalayak umum. Bagaimana pendapat kalian?

22 Februari 2013

STOP PIRACY!



Hentikan pembajakan! Hargailah karya-karya para seniman musik dengan membeli album mereka atau mendownload dari laman yang resmi, bukan dari sembarang website.
            Berawal dari sebuah teks dalam bahasa Inggris yang muncul di soal Try Out beberapa waktu lalu, aku jadi menyadari bahwa secara tidak disadari aku sendiri telah melakukan piracy itu. O__o Bagaimana dengan kalian?
Kalau kutanya, apa kalian sering download lagu-lagu dari internet? Darimana kalian download itu? Apakah resmi dari website penyanyi yang bersangkutan?
Kalau ternyata kalian sering download lagu-lagu dari website yang bukan website resmi yang dapat hak untuk memerbanyak lagu itu dan membagikan kepada semua orang, berarti sebenarnya kalian juga telah melakukan piracy!

            Kedengarannya sepele, bukan? Tapi serius deh, menurutku apa yang telah kita lakukan selama ini salah. Itu berarti kita kurang menghargai para seniman musik itu. Tidak seharusnya kita download lagu-lagu mereka tanpa seizin dari si empunya lagu itu, bukan?


            Mungkin sepertinya, menurut kalian, hal sekecil ini tidak akan terlalu memberi efek negatif kepada si penyanyi, tapi menurutku anggapan seperti itu adalah salah. Coba, kalau rata-rata 1 orang diantara keluarga kecil kita suka download lagu (yang sebutan kasarnya dengan cara ilegal) di internet, ada berapa keluarga di 1 RT? Ada berapa RT di satu RW? Dan ada berapa juta keluarga di Indonesia?
            Coba kalau itu semua dilakukan dengan resmi, atau dengan beli album original penyanyi yang bersangkutan , tentu akan memberikan keuntungan bagi si penyanyi. Keuntungan itu memang dalam bentuk uang, tapi meski begitu, itu artinya kita menghargai usaha bermusik mereka. Jadi penyanyi-penyanyi itu juga tidak rugi.
Apa kalian setuju dengan pendapatku?
            Kalau kalian setuju, ayo! Marilah kita bersama menghentikan aksi piracy~! Dengan cara sederhana yaitu membeli album original penyanyi tersebut, atau download dari website resmi yang punya hak cipta. Percaya deh, kalian tidak akan rugi. Malahan kalian akan dapat pahala karena menghargai karya-karya seni para seniman musik itu. :)
STOP PIRACY!

17 Februari 2013

Happy birthday, VR46!


Mungkin ini agak telat, but I wanna say,

HAPPY BIRTHDAY, THE LEGEND OF MOTOGP, VALENTINO “THE DOCTOR” ROSSI~!! ^^


Semoga makin sukses. Kami semua berdoa untuk kesehatan, kebahagiaan, dan karirmu selalu. :) Dan semoga keinginanmu dapat terwujud, amin. May God bless you always. :)

            Di tahun ini, dengan kembalinya VR46 ke Yamaha, kami (Rossifumi) berharap, The Doctor bisa benar-benar “kembali” ke lintasan dan ke pertarungan yang sesungguhnya. Kami berharap, tahun ini semoga pencapaian VR46 lebih baik dari tahun sebelumnya.
            Aku sendiri yakin, bergabung dengan Ducati bukanlah sebuah kesalahan. Aku yakin itu tetap keputusan yang bijak, meski hasil yang diperoleh tidak terlalu gemilang. Tapi, apa guru yang paling berharga? Jawabnya tentu saja pengalaman. Aku yakin pengalaman bekerja sama dengan Ducati selama 2 tahun pasti tidak akan sia-sia dan justru menambah ilmu serta mengasah kemampuan VR46 juga.
Happy born day, Valentino Rossi. Teruslah melaju, raihlah kecepatanmu yang sesungguhnya. <33 p="">


Orang-orang Proyek


Ahmad Tohari, lahir di Desa Tinggarjaya, Kecamatan Jatilawang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, 13 Juni 1948. Pendidikan formalnya hanya sampai SMTA di SMAN 2 Purwokerto. Namun demikiam, beberapa fakultas yaitu ekonomi, sospol, dan kedokteran, pernah dijelajahinya. Semuanya tak ada yang ditekuninya.
Bakat kepengarangannya mulai berkembang setelah menamatkan SMA di Purwokerto pada tahun 1966, ketika tulisan-tulisannya mulai mengisi berbagai majalah dan surat kabar. Ia memenangkan salah satu hadiah Kincir Angin, sayembara penulisan cerita pendek yang diselenggarakan Radio Hilversum pada tahun 1977. Pada tahun 1990, ia mengikuti International Writing Program di Amerika selama 3 bulan.
            Ahmad Tohari tidak pernah melepaskan diri dari pengalaman hidup kedesaannya. Maka warna hampir semua karyanya adalah lapisan bawah dengan latar belakang alam. Ia memiliki kesadaran dan wawasan alam yang begitu jelas terlihat pada tulisan-tulisannya.
  

            Novelnya yang berjudul Orang-orang Proyek adalah salah satu buah karyanya. Berkisah tentang seorang insinyur muda bernama Kabul dengan hidupnya yang “bersih”, harus menghadapi berbagai permasalahan di negara yang masih jauh dari kata “bersih” ini. Alur dan konflik yang dikemas sedemikian rupa membuat pembaca dengan mudah memahami maksud si pengarang. Setting yang digambarkan secara detail membuat imajinasi pembaca tidak terkungkung dan bebas. Hingga lembar terakhir yang Anda baca, Anda tidak akan merasa jenuh sama sekali. Bahkan Anda akan gregetan membaca akhir dari novel ini. Dari novel ini pun Anda bisa mengambil banyak pelajaran berharga, juga amanat yang terkandung di dalamnya. Anda bisa memahami, bahwa betapa sulit hidup di jalan yang benar, di negara kita tercinta ini. Yang juga istimewa adalah, Ahmad Tohari tidak segan untuk menggunakan istilah-istilah kedaerahan dalam setiap novelnya, yang mana membuat pembaca dapat benar-benar memahami kultur budaya dalam novel tersebut.
            Sampai tahun 2013 ini pun, saya merasa, novel ini masih sangat relevan dengan kehidupan masa kini. Hanya latar tahunnya saja yang berbeda. Semuanya masih sama, bahkan tidak jauh berbeda dengan yang dituliskan oleh Ahmad Tohari.
            Orang-orang Proyek adalah karya Ahmad Tohari yang pertama kali saya baca. Dan sejak membaca ini pula, saya memutuskan untuk menjadi salah satu penggemar beratnya.Ahmad Tohari adalah sastrawan Indonesia asal Banyumas yang wajib kita apresiasi ke-eksis-annya dalam dunia sastra hingga sekarang.
Membaca karya-karya Ahmad Tohari tidak akan membuat Anda menyesal.

21 Oktober 2012

Rebirth as. . .


Aku baru nonton SHINHWA Broadcast episode 28 yang ada Super Junior sebagai bintang tamunya beberapa waktu lalu.

Dan ada yang menarik di episode itu untuk kupikirkan.
Kalau kamu bisa dilahirkan kembali, kamu ingin menjadi orang seperti siapa?


            Kalau aku ada di posisi anak-anak SJ dan harus memilih mau jadi siapa di SHINHWA kalau bisa dilahirkan kembali, aku bakal memilih untuk jadi Junjin. :) Kenapa? Alasannya sederhana saja, selain tinggi dan ganteng, menurutku Junjin adalah tipe orang yang menjadi matahari bagi orang lain. Dan aku pengin banget bisa jadi kaya gitu. Dekat dengan siapa saja, bisa membawa kebahagiaan dan keceriaan di tengah orang-orang, dan kehadirannya selalu dinantikan oleh orang lain. Pengin banget bisa kaya gitu~ ^^
            Fantasi tentang reinkarnasi ini memang pernah terlintas di kepalaku. Beberapa kali malah. Dan yang paling kuingat adalah, aku pernah membayangkan kalau aku jadi adiknya Jung Yunho. Nah lo? XD Membayangkan kalau aku ada di posisinya Jung Jihye, punya kakak yang jadi makhluk paling ganteng abad ini—Jung Yunho—, mungkin rasanya seneng banget. :) Tapi mungkin juga ada sisi sedihnya, soalnya Yunho itu kakakku, otomatis aku ga bisa nikah sama kakak sendiri kan?? XD /slaps
            Memikirkan kembali tentang ingin terlahir lagi sebagai siapa, aku akhirnya memutuskan untuk tetap menjadi seorang Kristalicia Rizki seperti sekarang. :) Sebenarnya aku meninjau tentang beberapa sosok temanku, tapi kurasa aku bahagia dan cukup puas dengan aku yang sekarang. Misalnya saja kalau aku memilih jadi Dinda yang cerdas dan doyan ngocol itu, mungkin aku bakal senang menatap tiap kertas ulanganku hampir tak pernah menyentuh atau lebih rendah dari batas KKM. Tapi lalu aku berpikir lagi, Dinda kan ga tahu DBSK, jadi mungkin kalau aku terlahir kembali dan jadi Dinda, aku bakal punya rasa penyesalan. Atau kalau aku jadi seperti Arinal yang bisa sampai OSN Kimia tingkat nasional, mungkin aku bakal sedih juga karena waktuku bersama teman-teman sekelas berkurang banyak. Kalau aku jadi anak orang yang sangat kaya, mungkin aku ga bakal merasakan sensasinya menabung dan rela ga jajan di sekolah demi beli sesuatu. Jadi anak presiden? Mungkin aku bakal tertekan karena status tinggi itu.
            Jadi kesimpulannya? Syukurilah apa yang ada sekarang, apa yang kamu miliki, dan apa yang telah kamu lalui. Menjadi diri sendiri itu tetap yang terbaik. Mungkin kalau kesempatan untuk terlahir kembali benar nyata, aku akan memilih untuk kembali menjadi diriku, sama seperti di masa lalu. Tapi tentunya, aku ingin memperbaiki apa yang kusesali di masa lampau.

 -rebirth wheel-


20 Oktober 2012

Indonesian version of BoA


            Siapa yang ga kenal BoA? Kalau kamu bukan kpopers, itu sah kalau kamu ga tahu BoA. Tapi kalau kamu kpopers dang a kenal BoA, itu artinya kamu fans yang ga hormat sama sunbae idolamu. Idolamu bisa berkarir di Jepang, bisa rilis single Jepang, bisa konser di Jepang, dan lainnya, itu karena BoA.
            BoA-lah yang membuka jalan buat para artis Korea bisa berkarir di Jepang sampai sekarang. Wanita cantik ini memulai semuanya dari nol. Dan waktu pertama kalinya dia debut di Jepang, dia ga pakai translator sama sekali. Dia harus berusaha dan bekerja keras di Jepang itu. Jadi buat para kpopers, semuanya aja, patut berterima kasih pada diva cantik satu ini. :)
            Bernama lengkap Kwon BoA, wanita cantik bersuara emas ini lahir tanggal 5 November 1986. Dia debut diusia yang sangat muda, 13 tahun. Dan setelah debutnya itu, BoA makin sukses dan karir bermusiknya terus menanjak, hingga ke kancah internasional. Pokoknya kalau bicara tentang BoA, pasti ga jauh-jauh dari prestasi dan pencapaian yang luar biasa keren.
Me really proud of her~! ^^
            Kemarin malam di AnTV ada cara bertajuk Love, Life, Music sekitar jam 8 malam. Acara ini khusus tentang seorang penyanyi Indonesia yang terkenal sampai ke luar negeri. Siapa dia?
Agnes Monica.

            Acara itu khusus mengulas tentang Agnes Monica. Terdiri dari perform-perform nya yang membawakan lagu-lagu hitsnya, baik yang enerjik atau pun yang mellow, dan wawancara singkat seputar Agnes Monica. Acara ini baru selesai sekitar jam 10 malam.
            Pas nonton acara ini, sesuatu terlintas di benakku. Kurasa Agnes Monica mirip sama BoA. Bisa dibilang Agnes Monica itu versi Indonesia-nya BoA. Iya ga sih??
Acara Agnes semalam mengingatkanku dengan acara comeback show-nya BoA waktu dia comeback ke blantika musik kpop dengan album ketujuhnya yaitu Only One. Kedua acara itu mirip, dengan tema mengulas satu diva cantik yang memiliki sejuta prestasi. Ada penampilan mereka juga wawancara singkat. Iya kan mirip?? ^^
Lagipula kedua wanita itu juga banyak kesamaannya. Sama-sama pandai bernyanyi, sama-sama cantik, sama-sama sukses berkarir di luar negeri, dan sama-sama terlihat charming. :)
Untuk kedua unnie-ku ini, BoA dan Agnes Monica, teruslah berkarya ya. Jangan hanya berhenti sampai disini. Kami semua menunggu masing-masing dari kalian berdua untuk membuat sebuah gebrakan baru di dunia musik. :)”



P.S
Kalau ada yang ga setuju dengan artikel ini, ga usah bashing ya. Terima kasih banyak.

Diberdayakan oleh Blogger.

Followers

ABOUT ME

Foto saya
Im a HUMANOIDS, not A-N-D-R-O-I-D~! I ♥ TVXQ. Fan of Lee Min Ho. Support VR46. Love watching SHINHWA Broadcast. :) me YUNJAE-shipper. not really into KPOP, but interest in JPOP esp ARASHI. member of GARUDA SIPIL 2013. ALWAYS KEEP THE FAITH!